Janji itu hanya bisa dipercaya ketika masa perkenalan. Masa dimana belum pernah berjalan bersama. Belum pernah diberi mandat dan baru akan menerima atau memulai sesuatu yang dimandatkan tersebut.
Pada awalnya, janji manis akan bisa diterima dan membuat si penerima janji melayang dan bahkan mabuk kepayang. Seperti sebuah kisah janji para petinggi partai Demokrat di masa lalu melalui iklan TV “ Katakan tidak pada korupsi” yang membawa simpati, namun menjadi basi ketika para petinggi ramai-ramai terbukti ...